Cara Menggiling Biji Kopi dengan Mesin Penggiling yang Tepat
- Danar Penulis

- Jul 19, 2025
- 3 min read

Menggiling biji kopi mungkin terlihat sederhana, namun sebenarnya adalah proses yang sangat krusial dalam menentukan rasa kopi.
Grind size atau ukuran gilingan akan menentukan bagaimana air mengekstraksi senyawa dari kopi. Jika salah menggiling, rasa kopi bisa menjadi pahit, asam berlebihan, atau flat.
Itulah mengapa penting untuk memahami cara menggiling biji kopi dengan mesin penggiling yang tepat, apalagi jika Anda ingin mendapatkan hasil seduhan yang optimal, baik dengan espresso maupun manual brew.
Kenapa Proses Penggilingan Kopi Itu Penting?
Saat kopi digiling, permukaan biji kopi terbuka sehingga air bisa mengekstraksi senyawa di dalamnya:
Senyawa aromatik
Asam organik
Gula alami
Lipid (minyak kopi)
Kafein
Jika ukuran gilingan tidak sesuai, ekstraksi bisa bermasalah:
Grind Size | Dampak |
Terlalu halus | Over-extraction → pahit, astringent |
Terlalu kasar | Under-extraction → asam berlebihan, watery |
Menurut Specialty Coffee Association (SCA), grind size berkontribusi hingga 70% keberhasilan seduhan, baik untuk espresso maupun manual brew.
Jenis Mesin Penggiling Kopi
1. Blade Grinder
Cara kerja: Memotong biji kopi dengan pisau berputar cepat
Kelemahan: Hasil gilingan tidak konsisten, ada yang halus ada yang kasar
Efeknya: Seduhan jadi tidak merata, menghasilkan rasa pahit atau flat
Digunakan untuk: Pemula atau kebutuhan rumah tangga yang tidak mementingkan konsistensi
2. Burr Grinder (Rekomendasi)
Cara kerja: Menghancurkan biji kopi dengan dua lempengan bergerigi (burr), menghasilkan ukuran partikel lebih konsisten
Jenis burr:
Flat burr → lebih presisi, biasanya untuk espresso
Conical burr → lebih mudah dibersihkan, cocok untuk manual brew dan espresso
Kelebihan:
Konsistensi partikel lebih baik
Menghasilkan rasa yang lebih stabil
Digunakan untuk: Espresso, V60, French press, AeroPress
Cara Menggiling Biji Kopi Sesuai Metode Seduh
Berikut panduan grind size untuk berbagai metode seduh:
Metode Seduh | Grind Size | Tekstur |
Espresso | Halus | Seperti gula pasir |
V60/Kalita (Pour Over) | Medium | Seperti garam meja |
French Press | Kasar | Seperti garam laut kasar |
Cold Brew | Sangat kasar | Seperti merica yang baru ditumbuk |
AeroPress | Medium-Halus | Di antara pour over dan espresso |
Pengaruh Grind Size pada Ekstraksi
Particle distribution (sebaran partikel) mempengaruhi:
Time to brew (waktu seduh)
Flow rate (kecepatan aliran air)
Extraction yield (jumlah senyawa yang larut)
TDS (Total Dissolved Solids)
Menurut studi di Journal of Food Engineering (2021), grind size yang terlalu tidak konsisten akan menyebabkan chanelling pada espresso (aliran air hanya lewat bagian tertentu), sehingga ekstraksi menjadi tidak merata.
Tips Menggiling Biji Kopi dengan Mesin yang Tepat
Sesuaikan grinder dengan metode seduh
Jangan giling sekaligus banyak → Giling secukupnya untuk menjaga aroma
Kalibrasi grinder secara berkala untuk menjaga konsistensi
Bersihkan grinder secara rutin agar tidak ada sisa kopi yang mengendap dan mempengaruhi rasa
Gunakan biji kopi fresh roast untuk hasil terbaik. Biji kopi yang sudah lama cenderung lebih sulit digiling konsisten.
Rekomendasi Biji Kopi Berkualitas dari Kenal Coffee
Untuk hasil gilingan terbaik, gunakan biji kopi berkualitas dari Kenal Coffee:
Gayo Aceh – Bold, spicy, chocolaty
Kintamani Bali – Fruity, citrus, floral
Java Joe – Nutty, klasik kopi Jawa
Blend:
Betawi Blend – Cokelat, karamel, crema tebal (untuk espresso)
Jasuba Blend – Seimbang antara fruity dan nutty
Lihat produk kopi Kenal Coffee di sini – https://www.kenal.coffee/kenal-coffee
Kesimpulan
Menggiling biji kopi dengan mesin penggiling yang tepat adalah langkah penting untuk mendapatkan kopi dengan rasa optimal.
Gunakan burr grinder untuk konsistensi hasil, sesuaikan grind size dengan metode seduh, dan selalu gunakan biji kopi berkualitas agar setiap cangkir kopi menjadi pengalaman yang memuaskan.
Kenal Coffee siap menyediakan biji kopi terbaik untuk mendukung proses seduh kopi Anda di rumah.



Comments